BLUR….BLUR… ombak itu mengalir seperti hentakan pelana kuda yang berlari kencang membelah angkuhnya danau batur,Bali. kuliah semua bukit2 ini kokoh, sepertinya unsur kapur begitu kuat sehingga danau iniĀ ada diantara mereka, yah danau ini dataran tinggi. tak kulihat barisan ribuan pinus, tak kulihat burung2 berparuh panjang disekitar sini, kulihat ladang-ladang bawang yang rapi dipesisir danau…
aroma segar angin basah dikulit dan sesekali kuhirup, kucoba berdiri diujung kapal, Yah!!! Im captain looking for island, ha..ha.. kadang kapal ini tak stabil dan bergoyang kekiri kanan karna tak imbang, memang tak ada kesimbangan dikapal ini…
dari jauh kuliah perahu kecil, sepertinya dari pohon yang sudah lama sekali rapuh dan dilubangi ditengahnya.. dikayuh oleh nenek tua yang sangat cantik dengan tatoo alami dimukanya, umur berapa nek???
tak kusangka, perjalananku berlabuh di dermaga yang kurasa terahir diperbaiki beberapa tahun yang lalu, yah ini makam trunyan.. mayat yang tergeletak dibawah pohon menyan.. kucoba berlari keatas dan melihat kebawah, karna kuingat sang nenek ada dibawah dermaga dengan perahunya….
dengan tangan tengadah, dia katakan “minta uang… ” lemparkan saja..
hah!! lemparkan kataku??? sungguh aku tak ingin memperlakukan dia seperti anjing…
tapi aku tak bisa apa2… kucoba kepalkan lembaran itu… dan tersenyum lah dia padaku, setelah dia
ambil uang itu… nenek, nenek dimana anak dan cucumu ???



